Jumat, 10 Februari 2012

Berita

Berita 10/02/2012

Bentrokan berdarah kembali terjadi di Homs Suriah

Bentrokan berdarah kembali terjadi di kota Homs Suriah, dimana dilaporkan 100 orang tewas ditembak oleh tentara Suriah.

Menteri Keuangan Eropa masih belum siap beri dana talangan untuk Yunan

Menteri Keuangan Uni Eropa memperingatkan kepada Yunani bahwa mereka belum siap untuk menyetujui memberikan dana talangan baru senilai 170 milyar dollar.

Manila mendapatkan bantuan kapal perang lagi dari Amerika

Manila mengumumkan Amerika membantu Filipina dengan kapal perang kedua guna meningkatkan upaya pengamanan perairan teritorial di tengah ketegangan dengan China memperebutkan kepulauan Spratley di Laut China Selatan.

Inggris memenjara 9 tersangka teroris

Pengadilan Inggris memenjarakan sembilan orang yang terlibat dalam rencana peledakan Bursa Saham London serta membangun kamp latihan teroris.

Gaji pegawai asing penerbangan Australia kemungkinan tidak naik

Pemerintah Australia telah mengindikasi tidak akan mendukung usulan RUU kenaikan gaji pegawai asing yang bekerja pada perusahaan penerbangan Australia.

Barat sambut hati-hati usulan gabungan pengamat di Suriah

Sejumlah negara besar Barat menyambut dengan hati-hati usulan gabungan pengamat dengan Liga Arab untuk misi di Suriah.

Menhan Maladewa bertekad tegakan hukum menyusul kerusuhan

Menteri Pertahanan Maladewa, Mohammad Nazin, bertekad akan menghukum pihak-pihak yang bertanggung-jawab atas kekerasan yang terjadi di kepualan Maladewa minggu ini.

Pemerintah Australia tutup sebuah tempat penjagalan karena dianggap ti

Rumah Pemotongan Hewan di dekat kota Sydney ditutup setelah muncul gambar video yang menunjukkan hewan diperlakukan secara tidak manusiawi sebelum dipotong.

Bagaimana berhenti berlangganan?

Untuk berhenti berlangganan, klik disini.

Legalitas

© 2011 ABC | Kebijakan Privasi

Layanan ini mungkin mencakup materi-materi dari Agence France-Presse (AFP), APTN, Reuters, CNN dan BBC World Service yang hak ciptanya dilindungi dan tidak boleh diproduksi.